Cari tahu mengapa listrik PLTS hanya dihargai 65%

Banyak dari pengguna PLTS atap maupun calon pengguna yang saat ini masih mempertanyakan mengapa listrik PLTS atap hanya dihargai 65%. Agar tidak semakin penasaran, simak penjelasannya!

  1. Angka 65% mempertimbangkan biaya distribusi dan biaya pembangkitan PLN sekitar 2/3 dari harga tarif listrik. Selain itu nilai 35% dianggap sebagai kompensasi biaya penyimpanan tenaga listrik PLTS atap di jaringan PLN.
  2. Listrik PLTS atap yang digunakan sendiri perhitungannya tetap 100% karena menggantikan listrik yang diimpor dari PLN, listrik yang digunakan sendiri ini porsinya lebih besar dibanding yang diekspor.
  3. Listrik yang diekspor ke PLN yang dihargai 65% ini, jumlahnya masih lebih kecil dibanding yang dipakai sendiri.

Namun jangan khawatir ya, karena kabarnya Kementrian ESDM akan merevisi Peraturan Menteri ESDM Nomor 49 tahun 2018. Pemerintah akan mengubah ketentuan ekspor listrik dari yang saat ini hanya dihargai 65% menjadi 100%.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan ragu bertanya! Segera hubungi kami