Merinding! Inilah Penyebab Banjir Seoul Yang Mengerikan

Beberapa waktu lalu ibukota Korea Selatan, Seoul diterjang banjir bandang setelah hujan dalam lebih dari satu abad terakhir turun pada Senin (8/8) malam hingga Selasa (9/8).

Korea Herald, menyebut hujan itu menjadi yang paling deras dalam 115 tahun terakhir. Banjir bandang yang menerjang Seoul pun memakan korban jiwa. Sedikitnya 11 orang tewas dan 8 orang hilang pada peristiwa tersebut. Termasuk seorang anak berusia 13 tahun yang meninggal setelah ruangan semi-basement mereka dibanjiri air bah. Ada juga seorang pekerja sektor publik meninggal saat membersihkan ban yang jatuh, diduga Ia tersengat arus listrik dari kabel yang masuk ke air. Sebanyak 391 orang terpaksa dipindahkan karena banjir.

Sementara itu, Presiden Yoon Suk-Yeol mengungkapkan perlunya meninjau sistem manajemen bencana negara itu, karena cuaca ekstrem diperkirakan akan semakin normal karena krisis iklim. “Peningkatan curah hujan yang tajam dan seringnya hujan deras tidak dapat dijelaskan tanpa tren besar perubahan iklim, Fenomena ini terlihat lebih sering terjadi karena perubahan iklim yang mengakibatkan musim panas berkepanjangan”, ujar seorang pejabat adminsitrasi meteorologi Korea Selatan.

Di sisi lain, mengutip CNN, banyak negara Asia Timur yang sekarang mengalami hujan deras yang lebih intens. Di saat yang sama, menurut intergovermental Panel on Climate Change memperkirakan musim panas diprediksi berlangsung lebih ganas dan tidak terprediksi lantaran Bumi yang semakin menghangat. Dikutip dari Reuters, perubahan iklim di Arktik dan Siberia juga berkontribusi menyebabkan hujan ekstrem di Asia Timur, termasuk Korea Selatan dan Korea Utara.

Sumber: CNN, detik.com

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *